Aliran Seni Rupa Beserta Penjelasannya

Art Flow – Dilansir dari edin08.com Seni adalah cabang seni yang dapat ditangkap oleh indra penglihatan dan sentuhan (touch). Buat kesan estetika yang diperoleh melalui terjemahan titik, garis, volume, warna, bentuk, tekstur dan pencahayaan.

Berbagai pendekatan digunakan untuk menciptakan karya seni sesuai dengan imajinasi seniman dan pendekatan itu disebut aliran seni. Berdasarkan materi, bidang seni rupa dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu seni murni, seni desain dan seni kerajinan.

Seni murni adalah bidang seni yang mengunggulkan konsep keindahan. Sedangkan seni desain adalah desain gambar suatu objek. Sementara itu, pengerjaan lebih fokus pada kegunaan suatu karya yang dihasilkan atau pada proses produksinya.

Aliran Seni

Aliran seni juga dapat didefinisikan sebagai jiwa yang digunakan oleh seniman untuk memberi kehidupan pada karya mereka. Di bawah ini adalah daftar berbagai bentuk seni yang dikenal saat ini.

1. Naturalisme

Karakteristik utama para pengikut mazhab ini adalah bahwa objek inspirasi yang digunakan adalah alam, oleh karena itu disebut naturalisme. Menjelaskan keindahan alam yang ditangkap oleh mata.

Oleh karena itu, komposisi, proporsi, keseimbangan dan perspektif warna diwujudkan sedekat mungkin dengan cara mata manusia melihat objek asli.

Beberapa seniman terkenal dalam aliran naturalisme:

Rembrant,
Gedung Penggemar,
Basuki Abdullah,
Raden Saleh,
Abdullah Subrio Subroto,
William Hogart.

2. Realisme

Realisme adalah genre artistik yang berusaha mewakili peristiwa nyata. Dalam aliran ini penekanannya adalah pada atmosfer ketika peristiwa itu terjadi, tidak spesifik untuk objek tertentu.

Kepribadian terkenal sebagai penganut realisme;

Gustove Corbert,
Francisco de Goya
Kehormatan Daumier.

3. Romantisisme

Gaya romantisme adalah untuk menunjukkan hal-hal fantastis penuh imajinasi, irasional, tidak masuk akal, tetapi mereka harus tetap indah. Saya biasanya menggambarkan kisah romantis yang dipadukan dengan tragedi, penuh dengan dramatisasi kisah cinta. Sedikit terlalu banyak dalam uraian objek.

Menganut romantisme;

Raden Saleh,
Gerriwult,
Theobore

4. Impresionisme

Diperkenalkan untuk pertama kalinya pada tahun 1874, ini memberikan prioritas pada kesan pertama yang datang dari objek lukisan.

Sinar matahari berperan penting dalam mencerminkan kesan objek yang akan dilukis. Biasanya lukisan dengan aliran impresionisme memiliki citra yang agak kabur. Alasannya, lukisan itu harus dicat cepat, karena didasarkan pada pencahayaan matahari.

Tokoh atau seniman impresionisme;

Claude Monet,
Kusnadi,
Solichin,
Aguste Renoir,
Affandi.

5. Ekspresionisme

Seperti namanya, aliran ini memberikan prioritas ke saluran keluar untuk perasaan batin yang bebas. Representasi objek berada dalam kekuatan seniman, sesuai dengan imajinasi dan perasaan seniman terhadap objek. Mereka biasanya menggambarkan kekerasan, kemiskinan, kesedihan.

Aliran artistik ini diperkenalkan oleh;

Vincent van Gogh, Paul Gaugiuin,
Ernast Ludwig,
Karl Schmidt,
Emili Nolde,
JJ. Kandinsky dan Paul Klee.

6. Kubisme

Kubisme pertama kali diperkenalkan di pameran Cezanne masing-masing pada tahun 1907. Kubisme menggambarkan model bentuk geometris seperti segitiga, lingkaran, silinder, persegi panjang, bola, kerucut, kubus dan kotak.

Aliran ini tidak menggambarkan bentuk-bentuk alami, melainkan menempatkan bentuk-bentuk geometris pada alam.

Aliran ini diperkenalkan oleh;

Gezane, Pablo Picasso,
Metzinger,
Braque,
Fernan Leger,
Albert Glazes,
Robert Delaunay,
Francis Picabia dan Juan Gris.

7. Fuvisme

Fuvisme muncul pada abad ke-20, pertama kali dibiakkan oleh seniman Prancis Louise Vauxelles ketika mengomentari karya sekelompok pelukis muda. Ciri khasnya adalah penggunaan warna-warna liar. Dalam bahasa Perancis des fauves berarti binatang liar.

Penganut semacam ini termasuk;

Henry Matisse,
Maurice de Vlamink,
Andre Dirrain,
Rauol Dufi dan Kess Van Dogen.

8. Dadaisme

Lahir selama Perang Dunia Pertama, dikatakan bahwa aliran Dadaisme bertentangan dengan aturan dasar dalam seni. Seni menggambarkan sesuatu yang indah, tetapi dalam Dadaisme itu mewakili kekerasan dan kekasaran. Ini terjadi karena latar belakang kondisi perang.

Aliran ini juga dimasukkan ke dalam metode kolase menggunakan barang bekas, sampah dan / atau bahkan sampah.

Artis terkenal dengan genre ini meliputi;

Juan Gross,
Max Ernst,
Marcel Duchamp,
Picabi,
Hans Arp.

9. Futurisme

Lahir pada tahun 1909, ia mempromosikan dan mengutamakan keindahan gerakan. Dikatakan sebagai kebalikan dari kubisme yang kaku dan statis dalam komposisi, garis, dan warna. Karena fokus utama dalam aliran futurisme adalah gerakan, ada kemungkinan lebih dari empat kaki hadir dalam grafik yang dibuat.

Artis yang merangkul genre ini termasuk;

Umberto
Carlo Cara,
Severini,
Ruigi Rusallo,
Boccioni,
Mainkan Ballad.

Demikianlah diskusi kami tentang Materi Makalah Aliran Seni Rupa. Kalian bisa membaca beberapa artikel kami yang ada di bawah ini.