Makanan Yang Baik Saat Diare dan Makanan Yang Harus Dihindari

Ketika Anda mengalami diare, Anda akan merasa mulas diikuti oleh dorongan kuat untuk terus membuang-buang air. Kondisi ini dapat bertahan lebih dari 3 hari untuk mengganggu aktivitas Anda. Yah, tenang dulu. Diare sebenarnya dapat menyembuhkan dirinya sendiri. Namun, ada daftar makanan yang bisa Anda konsumsi untuk meringankan gejala yang tidak menyenangkan ketika Anda mengalami diare.

Rekomendasi makanan untuk pengobatan diare

Selama diare, sistem pencernaan terus “dipaksa” untuk bekerja keras untuk menyingkirkan sisa makanan. Karena itu, perlu mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan miskin serat. Berikut ini pilihannya:

1. Saus makanan
Ketika Anda mengalami diare, cobalah untuk terus mengonsumsi cairan melalui makanan yang disiapkan. Misalnya sebagai kaldu ayam, sup tomat atau bayam.

Sup ayam panas membantu menenangkan perut “pilih-pilih” karena terus menderita mulas karena diare.

Biasanya sup diolah dengan berbagai makanan, sehingga Anda bisa mendapat asupan gizi yang bervariasi. Mulai dari vitamin dalam potongan sayuran, lemak dan protein dalam ayam, karbohidrat dari kentang atau kacang, hingga air dari kaldu.

Selain itu, sup juga lebih mudah dicerna daripada makanan padat lainnya, memfasilitasi fungsi saluran pencernaan

2. Nasi putih dan bubur
Nasi putih termasuk makanan karbohidrat yang rendah serat.

Nasi putih cepat dicerna oleh lambung tanpa perlu bekerja keras dan mampu mengembalikan energi tubuh yang terus melemah selama diare.

Anda bisa mengubah nasi putih menjadi nasi atau bubur tim sehingga bisa dicerna lebih mudah oleh perut.

Hindari makan nasi merah jika diare. Meskipun lebih sehat, beras merah mengandung gas, sehingga tidak baik untuk dikonsumsi jika diare

3. Apel hancur
Nutrisi apel yang baik untuk membantu menghentikan gejala diare terjadi.

Apel kaya akan karbohidrat dan gula serta pektin yang cocok untuk makanan ringan jika diare.

Kombinasi karbohidrat dan gula membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara itu, pektin membantu menyerap cairan berlebih di usus sehingga tinja yang keluar lebih padat dan tidak menetes.

Untuk memperlancar pencernaan di perut, makan apel di piring yang dihancurkan (puree puree).

4. Pisang
Orang yang menderita diare dianjurkan makan pisang karena banyak manfaatnya.

Pisang mengandung pektin yang berguna untuk memadatkan struktur tinja.

Buah kuning ini juga tinggi potasium untuk membantu mengganti cairan elektrolit tubuh yang hilang karena pemborosan air.

Selain itu, kandungan karbohidrat dalam pisang dapat menambah energi untuk membantu Anda mengatasi diare.

5. Wortel, kacang hijau dan bit
Sayuran yang berguna untuk mengisi kembali nutrisi penting yang hilang jika diare.

Beberapa contoh sayuran yang aman dan baik untuk dikonsumsi ketika diare adalah wortel, kacang hijau dan bit.

Pertama-tama Anda bisa merebus sayuran sampai lunak, kemudian menyiapkan bubur nasi dan mencampurnya dengan variasi sayuran ini.

Untuk kacang hijau, Anda juga bisa menyajikannya dalam bentuk bubur kacang hijau.

Sajikan dalam mangkuk kecil dan makan ¼ – ½ porsi setiap jam.

Makanan yang harus dihindari jika terjadi diare

Di sisi lain, Anda juga harus menghindari makanan tertentu yang dapat memperburuk diare. Apa itu?

1. Susu dan makanan berbahan dasar susu
Selama diare dan beberapa hari kemudian, hindari susu dan makanan berbahan dasar susu terlebih dahulu. Bahkan jika diare Anda tidak disebabkan oleh intoleransi laktosa.

Diare dapat menyebabkan pengurangan jumlah enzim laktase yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna laktosa (gula yang ditemukan dalam produk susu).

Hindari produk susu sebentar sampai benar-benar sembuh.

2. Makanan berlemak dan berlemak
Menurut penelitian, makanan berlemak dan berlemak dapat mempercepat kontraksi otot pencernaan. Ini bisa membuat gejala diare semakin parah.

Makanan berlemak dan berlemak juga bisa memperlambat pengosongan perut Anda yang membuat Anda merasa kembung.

Selain itu, makanan berlemak dapat membuat obat sulit untuk menyerap diare.

3. Makanan yang mengandung pemanis buatan
Makanan yang mengandung pemanis buatan harus dihindari untuk mencegah memburuknya diare. Misalnya, permen, minuman bersoda dan makanan ringan kemasan lainnya.

Menurut Everyday Health, pemanis buatan memiliki efek pencahar yang bisa membuat Anda bolak-balik lebih sering. Akibatnya, diare bisa semakin parah.

4. Sayuran kaya serat
Kecuali wortel, kacang hijau, dan bit, ada juga sayuran yang harus Anda hindari.

Anda harus menghindari sayuran yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan sakit perut. Misalnya brokoli, kembang kol, paprika, kacang polong, sayuran berdaun hijau dan jagung.

Kandungan serat yang tinggi baik untuk dikonsumsi ketika tubuh sehat. Namun, dalam kasus diare, perlu untuk menghindari makanan yang mengandung serat tinggi.

Asupan serat yang tinggi sebenarnya dapat membuat fungsi sistem pencernaan lebih sulit. Ini bisa menyembuhkan diare lebih lama.

Baca juga :