Pentingnya Kesehatan Anak Usia Dini

atapmembran.co.id – Terlalu banyak bergelut dalam sains hingga aku lupa belajar Adab. Lihat saja beberapa dari kita yang sudah memiliki pengetahuan yang mendalam, belajar banyak tentang tauhid, yurisprudensi dan hadis, tetapi perilaku kita terhadap orang tua, saudara, tetangga dan upaya Muslim lainnya untuk menjaga kesehatan anak-anak dapat dilakukan melalui perilaku sehari-hari.

Jika Anda memberi makan anak Anda makanan bergizi atau mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, ini adalah kebiasaan sehat yang memainkan peran penting dalam melindungi anak Anda dari infiltrasi berbagai kuman. Kebiasaan awal yang ditanamkan menjadi dasar gaya hidup anak hingga kemudian di usia dewasa. Ayo, lihat tips untuk menjaga bayi Anda sehat, yang penting bagi Anda.

Ambil asupan bergizi

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan anak-anak adalah memastikan mereka selalu mengonsumsi makanan bergizi. Selalu sajikan makanan bergizi dan sehat, baik dalam menu utama maupun dalam camilan. Batasi frekuensi camilan kecil di luar rumah, bu. Yang terbaik adalah menyiapkan makanan ringan untuk anak-anak Anda untuk memastikan asupan makanan dan kebersihan. Pahami mengapa Anda tidak harus memiliki camilan riang. Misalnya, makanan yang tidak dimasak oleh Mam tidak dijamin akan dibersihkan. Karena itu, ada risiko sakit perut, batuk, pilek, radang tenggorokan dan lainnya.

Pengurangan asupan gula tinggi

Anak-anak sangat suka makan makanan manis seperti kue, permen, cokelat, roti dan sebagainya. Tentu, Bu, karena kandungan gula dalam makanan dapat merangsang endorfin, membuat bayi santai dan bahagia. Sebagai hasil dari efek ini, dia ingin makan makanan dan minuman manis.

Namun, Mam perlu tahu bahwa terlalu banyak makan makanan manis dapat berdampak negatif bagi kesehatan anak. Ada risiko dia menderita obesitas dan nutrisi lain karena dia terlalu banyak mengonsumsi gula. Anda tahu, konsumsi gula berlebihan juga bisa merusak kesehatan gigi Anda. Jadi batasi asupan makanan dan minuman manis untuk menjaga anak tetap sehat, bu. Jika anak sangat menyukai makanan dan minuman manis, Mam bisa menawarkan buah yang rasanya manis sebagai gantinya. Atau siapkan camilan manis dengan kadar gula terlalu tinggi daripada membeli makanan olahan yang tinggi gula.

Imunisasi sesuai program

Menjaga kesehatan anak-anak melalui vaksinasi, terutama yang wajib menurut program, Mam. Imunisasi telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan anak terhadap berbagai penyakit, termasuk demam tifoid, poliomielitis, influenza, hepatitis A dan lainnya. Karena itu, pastikan untuk membawa anak ke Posyandu atau rumah sakit untuk vaksinasi, termasuk pengulangan, tepat waktu.

Tidur teratur

Anak-anak membutuhkan lebih banyak tidur daripada orang dewasa. Memenuhi kebutuhan tidur anak Anda adalah cara yang efektif untuk menjaga kesehatan anak-anak. Misalnya, kebutuhan tidur anak usia 1 hingga 3 adalah 12 hingga 14 jam sehari. Sementara itu, anak-anak antara 4 dan 6 tahun membutuhkan 11 hingga 13 jam tidur sehari. Memenuhi kebutuhan tidur bayi Anda dan menciptakan pola tidur yang teratur, Mam, sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Cuci tangan Anda sampai bersih

World Health Institute (WHO) merekomendasikan semua orang untuk mencuci tangan mereka dengan sabun untuk mencegah kuman memasuki tubuh. Ibu bisa mengajarkan anak kebiasaan ini sejak awal untuk menjaga kesehatan anak. Mintalah dia untuk mencuci tangannya pada waktu-waktu tertentu, misalnya, sebelum dan sesudah makan, setelah pergi ke kamar mandi, ketika dia baru pulang dari perjalanan dan ketika dia pergi tidur. Idealnya, kegiatan mencuci tangan dilakukan selama 20 detik di bawah air mengalir dengan sabun dan teknik yang benar. Kebiasaan ini dapat mencegah kuman menyerang tubuh, sehingga melindungi mereka dari penyakit.

Mainkan secara aktif

Membatasi aktivitas televisi, tablet, dan video game dapat bermanfaat bagi kesehatan anak-anak, Mam. The American Heart Association merekomendasikan menonton TV untuk anak-anak hingga 2 jam sehari. Orang tua diharapkan setiap hari memotivasi anak-anak untuk bermain dan bergerak lebih banyak, baik di dalam maupun di luar. Jangan khawatir tentang bayi Anda menjadi panas dan berkeringat, ibu, karena itu normal dan menunjukkan itu sehat.

Mereka adalah contoh permainan aktif yang dapat dimainkan di rumah.

Sumber: www.caramedis.com

Baca Artikel Lainnya:

Pentingnya Belajar Adab

Mengenal Android pie